Kota Bandung
Nadiyafa Kuliner | Peuyeum Jajanan Khas Bandung - Kota Bandung merupakan kota terbesar di Jawa Barat sekaligus menjadi ibu kota provinsi tersebut. Sebutan lain dari Kota Bandung yaitu Kota Kembang, karena pada zaman dulu kota ini dinilai sangat cantik dengan banyaknya pohon-pohon dan bunga-bunga yang tumbuh. Selain itu Bandung dahulunya disebut juga dengan Paris Van Java karena keindahannya, dan Kota Bandung juga dikenal sebagai kota belanja, dengan mall dan factory outlet yang banyak serta tersebar di Kota Bandung, dan hingga saat ini Kota Bandung juga menjadi kota wisata kuliner dengan aneka makanan yang khas dari Kota Bandung tersebut.
Saat ini Kota Bandung merupakan salah satu kota tujuan utama pariwisata dan pendidikan. Dua aspek inilah yang sekarang menjadi konsentrasi pembangunan yang di inisiasi oleh wali kota Bandung. Dalam beberapa tahun terakhir ini, Kota Bandung banyak membuka taman-taman kota, festival kuliner, dan komunitas anak muda. Perkembangan ini untuk memfasilitasi masyarakat Bandung di berbagai lapisan masyarakat.
Selain dari segi pendidikan dan pariwisata, di Kota Bandung juga banyak sekali kuliner yang dijajakan disana. Banyak sekali makanan di kota Bandung, tapi ada satu makanan khas kota Bandung yang sangat menarik perhatian, makanan ini merupakan makanan fermentasi dengan baunya yang khas dan rasanya yang sangat manis dan terasa lembut saat dimakan. Bahkan makanan ini dijadikan sebagai buah tangan dari Kota Kembang tersebut. Bagi para turis lokal maupun internasional bila berkunjung ke Kota Bandung belum lengkap rasanya bila tidak membawa buah tangan dari kota ini, buah tangan dari kota Bandung tersebut bernama peuyeum.
Apa itu Peuyeum?
Peuyeum merupakan makanan tradisional Indonesia yang berasal dari Bandung, rasanya manis karena merupakan hasil fermentasi. Disebut Peuyeum Bandung mungkin karena makanan ini berasal dari Kota Bandung. Peuyeum dibuat dari bahan baku yang sudah difermentasi dengan bantuan Microorganisme Saccharomyces yang merubah karbohidrat menjadi alkohol dan karbondioksida. Ada juga mikroorganisme yang lain seperti Mucorchlamidosporus dan Endomycopsisfibuligera yang membantu merubah pati menjadi gula (glukosa). Bahan untuk membuat peuyeum bisa menggunakan beras ketan atau singkong.
Resep dan tata cara pembuatan peuyeum di turunkan secara turun-temurun. Pada awalnya peuyeum hanya berada di daerah Bandung, lama kelamaan tersebar diseluruh daerah Jawa Barat dan hingga kini menjadi ikon makanan khas Jawa Barat. Tidak ada yang tau kapan peuyeum diciptakan, yang jelas peuyeum dari dulu hingga saat ini telah menjadi ikon Kota Bandung, dan juga menjadi oleh-oleh khas Kota Bandung.
Peuyeum sebagai produk fermentasi dapat menyehatkan sistem pencernaan dengan meningkatkan jumlah bakteri baik dalam tubuh dan mengurangi jumlah bakteri jahat. Selain itu peuyeum juga dapat mencegah anemia karena ada mikroorganisme yang berperan dalam fermentasi dan mampu menghasilkan vitamin B12. Selain menyehatkan, peuyeum juga dapat menimbulkan infeksi pada darah dan gangguan sistem pencernaan jika dikonsumsi secara berlebihan. Barikut merupakan komposisi gizi tape singkong, tape ketan putih, dan tape ketan hitam (dalam 100 gram bahan).
Tabel Komposisi Gizi
Dilihat dari tabel, energi, karbohidrat dan kalsium yang terkandung dalan tape peuyeum memiliki keunggulan dibandingkan dengan tape lainnya. Sehingga peuyeum merupakan makanan yang direkomendasikan untuk disantap. Mengkonsumsi peuyeum juga jangan terlalu banyak, karena alkohol yang terkandung di dalamnya bisa menyebabkan pusing, walaupun kandungan alkohol yang terdapat pada peuyeum sedikit.
Setelah mengetahui apa itu peuyeum, bagaimana sejarahnya, dan kandungan gizi yang terdapat di dalamnya, maka tidak ada salahnya untuk mencoba mencicipi sendiri peuyeum itu. Bagi para wisatawan yang berkunjung ke Kota Bandung, jangan lupa untuk membawa buah tangan khas Bandung ini, terutama bagi anda yang merupakan pecinta kuliner, belum lengkap rasanya bila belum pernah mencoba makanan khas Kota Bandung tersebut.


Anda sedang membaca artikel berjudul
0 comments:
Post a Comment